Mayat
Hidup, Aku Gila?
karya: Frida Avianing Isnanda Saragih
Langkah kaki menghujam jantungku
Sukar terdengar embun pagi menetes
indah memadu pagi mendung itu
Gelap ..
Gelap..
Tak elok, hitam kelam, ku tak suka
Dingin, mereka bilang
Menawan, mereka sebut
Sejuk, mereka rasakan
Panas, untukku
Kelam bagiku
Tak kuat ku haturkan lagi kata-kata
dalam benakku
Ku ingin teriak saja
Kotak hitam tak bermakna mengurungku
dengan sengaja
Tak rela ia lepaskanku dari
genggamannya
Borgol kuat melekat erat seperti tak
mau kehilangan mangsa
Apa salahku?
Sebut saja diriku gila
Aku memang gila
Berjuta-juta air jatuh dari mata
Ku buang sia-sia demi seonggok daging
hidup tak bersua
Aku gila
Tak hiraukan hiruk pikuk mayat hidup
berjalan dihadapanku
Apakah aku hina
atau aku sama seperti mereka?
Mayat Hidup
Mayat Hidup..
Bukan, aku bukan mereka
Aku ini mulia
Aku memang gila tetapi aku bukan mereka
Mereka hina
Aku tidak
Aku bersih
Hanya gila
Aku apa?
Tak ada yang bisa menjawab
Diam, hening, mulut terkunci
Mayat Hidup
Kalian memang mayat hidup
Awan hitam kelam tampak hebat diam di
singgasananya
Tertawa lepas menatap hamba Tuhan
meraung kesakitan
Terkutuklah
Lenyaplah
Musnahlah kau semua
Hanyutlah kau bersama sampah-sampah
yang tak lebih berdosa
Kau tak pernah mendengar
Hanya mengejar
Mengejar kegelapan
Teriakku lagi
Berikan Cahaya
Berikan Cahaya Ajaibmu
Mayat hidup, apa kau sekuat itu?
Senjata apa yang kau gunakan?
Bolehkah ku tau?
Aku semakin gila
Aku berbicara padamu
Aku semakin gila
Hilang arah, mata kosong
Tolong aku
Aku mohon Sang Hebat
Banyak pedang sudah tertancap dalam dan
melukai tubuhku
Ataukah memang benar aku sudah hina?
Darah bahkan tak terpancar
Hanya mengalir lembut melewati
pori-pori ini
Aku benar-benar terpenjara
Mata memerah, Wajah pun tak luput
memerah
Rasanya tak adil
Aku yang lebih mulia, oh Sang Mulia
Tapi mengapa mereka yang Kau biarkan
menguasai hidupku?
Hingga ku tak tahu harus bagaimana
Tapi sekarang ku tahu, Aku benar-benar
gila
Hingga sampai waktunya tiba.
Ku melihat bibirku tersenyum bahagia
Ku melihat pelangi kembali menghiasi
langit
Berjalan mantap tanpa beban
Aku sangat mengharapkan itu..
Satu pertanyaan terakhir…
Mayat Hidup, aku sudah tidak gila?
atau aku lebih gila?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar